Jumat, 09 Mei 2014

Aku ingin CINTA itu adalah KITA



Aku ingin CINTA itu adalah KITA

Bolehkah sekarang ku katakan bahwa
“ AKU MASIH MENCINTAIMU ?”
Nah, sekarang, apa kau bahagia?
Mungkinkah kau menari-nari  setelah mendengarnya?


Aku sendiri tak pernah tau pasti bagaimana perasaanmu saat ini. Hanya mampu menerka lewat kata yang mungkin saja bermakna lebih dari dua. Meski tak semua yang aku lakukan untukmu adalah “PASTI”.

Tanyaku, “ Apakah kau masih mencintaiku juga?”
Tak perlu dijawab, cukup tanyakan dan simpan pada hatimu saja. Karena, jika kau mengatakan jawaban itu padaku, ada dua kemungkinan: KECEWA atau malah BAHAGIA seutuhnya.

Kini, cinta lebih sering terbungkus ragu, diselimuti semu. Ketidakyakinan pun datang menambah beban pikiranku. Jadi, kesimpulannya, cinta itu semakin membingungkan. Apalagi ketika muncul TANDA TANYA raksasa di otakku, dan cinta sendiri tak mampu menjadi jawabannya.

Tahukah kamu? TANDA TANYA yang ku maksud itu adalah KAMU.
Cinta yang menjadikanmu sebuah tanda Tanya. Aku ingin membuatnya lebih mudah dari soal-soal SNMPTN tetapi tak kalah indah dari lukisan para pelukis terbaik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar